Postingan

Semalam Menunggu, Pagi Ini Melepas Rindu

Gambar
  Semalam Menunggu, Pagi Ini Melepas Rindu Oleh: Nimas Ada rindu yang hanya bisa dibayar dengan sebuah pelukan. Dan pagi ini, di sekitar Pendopo Pandeglang, Nimas menyaksikan sendiri bagaimana rindu itu akhirnya menemukan jalannya. Jarum jam bahkan belum benar-benar menyapa subuh. Sekitar pukul 03.30 WIB, suasana Pendopo Pandeglang sudah dipenuhi keluarga yang sejak semalam setia menunggu. Ada yang duduk di trotoar, ada yang menggelar tikar, ada yang menahan kantuk sambil terus melirik jalan. Malam yang panjang terasa tak berarti, karena yang ditunggu bukan sekadar kedatangan bus, melainkan kepulangan orang-orang tercinta dari Tanah Suci. Nimas pun ada di sana. Bersama keluarga besar dari Cibaliung, kami menanti dengan hati yang dipenuhi doa. Rasanya sulit dijelaskan. Antara bahagia, haru, dan sedikit cemas, semua bercampur menjadi satu. Yang kami tunggu adalah Wa Haji Otong dan Wa Haji Ojoh, dua sesepuh keluarga kami yang telah berangkat menunaikan ibadah haji. Lalu... saat...

Hari yang Tak Terlupakan: Saat Bahagia, Haru, dan Bangga Berpadu dalam Acara Pelepasan dan Pentas Seni Siswa di SDN Pagadungan 6

Gambar
  Oleh: Nimas Alhamdulillahirabbil 'alamin. Hari ini, 15 Juni 2026, menjadi salah satu hari yang paling berkesan dalam perjalanan Nimas sebagai pendidik. Acara Pelepasan Siswa Kelas VI dan Pentas Seni SDN Pagadungan 6 akhirnya terlaksana dengan lancar, penuh makna, dan dipenuhi rasa syukur. Rasanya sulit menggambarkan campuran perasaan yang ada di hati: bahagia, terharu, bangga, sekaligus sedih karena harus melepas anak-anak yang telah kami dampingi selama enam tahun terakhir. Sejak pagi, halaman sekolah dipenuhi senyum, tawa, dan semangat. Kehadiran Korwil Disdikpora Kecamatan Karangtanjung, para sesepuh, ulama, komite sekolah, tokoh masyarakat, RT dan RW Kampung Pasir Putri, serta seluruh orang tua siswa menjadi bukti bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Nimas sangat bersyukur karena SDN Pagadungan 6 selalu mendapatkan dukungan dari banyak pihak. Namun, ada satu momen yang membuat air mata Nimas hampir tak terbendung, yaitu saat prosesi sungkeman. Ketika satu per satu ...

KIAT MEMBANGUN WEB INTERAKTIF

Gambar
  RESUME KE-11 KBMN 34 BERSAMA BU NDY KIAT MEMBANGUN WEB INTERAKTIF Pendahuluan Di era digital yang berkembang begitu pesat, peran seorang penulis tidak lagi terbatas hanya pada lembaran kertas atau draf dokumen pribadi. Untuk membangun kredibilitas, menjangkau pembaca yang lebih luas, serta mendokumentasikan karya secara profesional, memiliki "rumah digital" sendiri adalah sebuah keniscayaan. Melalui pertemuan ke-11 KBMN Gelombang 34, narasumber hebat kita, Ibu Nur Dwi Yanti, M.Pd. (yang akrab disapa Bu Ndy), membedah secara tuntas mengenai Kiat Membangun Web Interaktif . Bersama Ibu Widya Arema selaku moderator yang menghidupkan suasana kelas, kami diajak untuk memahami bahwa sebuah web tidak boleh sekadar menjadi tempat menaruh tulisan yang pasif. Lebih dari itu, sebuah website harus mampu membangun interaksi, menyajikan pengalaman yang menarik bagi pengunjung, serta merepresentasikan identitas sang penulis secara personal dan profesional.   Memahami konsep web inter...

TULISANMU BELUM SEMPURNA? PROOFREADING AJA!

Gambar
  RESUME KE-12 KBMN BERSAMA PAK D TULISANMU BELUM SEMPURNA? PROOFREADING AJA! OLEH: IMAS MASITOH, S.Pd.SD HARI TANGGAL: SENIN, 11 MEI 2026 NARASUMBER: SUSANTO, S.Pd MODERATOR: LELY SURYANI, S.Pd.SD   "Satu kesalahan kecil yang luput dari pemeriksaan bisa merusak kredibilitas penulis secara keseluruhan”_ Pak D Pendahuluan Malam ini, Jum’at 15 Mei 2025 adalah pertemuan ke-12 bagi   kami, Materi kali ini adalah materi yang sangat menarik dan pasti sudah menjadi hal yang tidak aneh bagi penulis. Ya, Proofreading. Bagi seorang penulis, salah satu ketakutan terbesar yang sering muncul setelah menyelesaikan sebuah draf adalah perasaan bahwa tulisan tersebut belum sempurna. Masih ada kalimat yang terasa mengganjal, salah ketik ( typo ) yang terselip, hingga tanda baca yang berantakan. Namun, melalui pertemuan ke-12 KBMN bersama narasumber hebat kita, Pak Susanto, S.Pd. (yang akrab disapa Pak D), kita disadarkan bahwa draf pertama yang berantakan adalah hal yan...

MENGENAL PANTUN, SYAIR, DAN GURINDAM

Gambar
  RESUME KE-20 KBMN 34 BERSAMA PAK HADI MENGENAL PANTUN, SYAIR, DAN GURINDAM OLEH: IMAS MASITOH, S.Pd.SD HARI TANGGAL: JUM’AT, 5 JUNI 2026 NARASUMBER: MIFTAHUL HADI, S.Pd MODERATOR: LELY SURYANI, S.Pd.SD “Menulis pantun adalah cara kita merawat tradisi dan melatih ketajaman pikiran. Yuk, lestarikan budaya bangsa lewat untaian bait pantun yang indah”.   Pendahuluan Malam ini, Jumat, 5 Juni 2026, merupakan pertemuan ke-20 sekaligus menjadi pertemuan terakhir di Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) Gelombang 34. Sesi penutup ini terasa sangat istimewa karena kami belajar mengenal lebih jauh tentang pantun, syair, dan gurindam sebagai Warisan Budaya Takbenda kekayaan Indonesia tercinta. Kelas malam ini dihadiri oleh Pak Hadi, seorang narasumber hebat yang menginspirasi kami untuk terus melestarikan kekayaan bangsa, serta didampingi oleh Bunda Lely selaku moderator yang selalu siap memantik semangat kami para peserta untuk ikut menjaga budaya kita. Berikut ini hasil...