Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

Puisi: Selamat Hari Santri Anakku Sayang!

Gambar
  Pelita Hati di Gerbang Pesantren Anakku, permata yang lahir dari doa Di ufuk fajar, namamu terukir indah Hari ini, genderang suci memanggil kita Menyambut Hari Santri, dengan penuh berkah   Kau tinggalkan ranah riuh, menuju sunyi Di dinding pesantren, jiwa dibentuk dan diasah Bukan hanya aksara, tapi makna kau kaji Di bawah naungan kitab, nurani bersemayam megah   Sarungmu bukan sekadar kain yang melilit Ia adalah pakaian tawadhu', lambang kesahajaan Pecimu tegak, menyimpan janji yang terukir rumit Menjaga sanad ilmu, dari generasi ke generasi iman   Di malam yang pekat, saat qiyamul lail menyapa Suaramu merdu, melantunkan ayat yang sejuk Setiap huruf Qur'an, adalah cahaya dan tenaga Menjadi mata air yang kian merasuk   Kau adalah pewaris nyala obor kebenaran Jejak langkahmu menapak bumi para wali dan ulama Menyerap kebijaksanaan, melawan segala keraguan Menjadi benteng akhlak, di tengah badai dunia yang fana T...

Kisah Inspiratif Hanum Muslihah: Keberanian di Panggung Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kabupaten Pandeglang

Gambar
  Pandeglang - Panggung Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kabupaten Pandeglang pada hari Kamis, 9 Oktober 2025, menjadi saksi penampilan yang memukau dan penuh emosi dari seorang siswi berbakat. Dialah Hanum Muslihah , siswa berprestasi dari SD Negeri Pagadungan 6 , yang menunjukkan keberanian dan dedikasi luar biasa dalam cabang lomba membacakan sajak . Dengan percaya diri, Hanum melangkah maju untuk membawakan sajak yang berjudul "Guru Panutan" . Penampilannya bukan sekadar membaca, melainkan sebuah pertunjukan yang sarat akan penghayatan mendalam. Setiap kata yang terucap terasa hidup, mengalirkan makna dan rasa hormat kepada figur guru. Puncak dari penampilan Hanum adalah saat penghayatan sajak tersebut begitu kuat hingga air matanya tumpah . Momen emosional ini benar-benar menyentuh, membuat para dewan juri dan penonton terpukau oleh totalitas dan kejujuran ekspresi Hanum. Meskipun pada kompetisi kali ini Hanum belum berhasil meraih gelar juaraka rena memang pe...

Hanum Muslihah, Siswa Berprestasi di SDN Pagadungan 6 Ikuti Gladi Bersih Untuk Persiapan di Ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Kabupaten Pandeglang

Gambar
  Hanum Muslihah adalah salah satu peserta dalam FTBI. Ia adalah siswa berprestasi dari SDN Pagadungan 6 . Hanum mewakili Kecamatan Karangtanjung pada mata lomba Nulis dan Maca Sajak (Menulis dan Membaca Puisi) . Pengalaman Hanum di ajang sebelumnya, seperti FLS2N tingkat Kecamatan Karangtanjung, menjadi bekal berharga untuk berkompetisi di tingkat kabupaten. Untuk menguji keberanian mental dan kepercayaan diri Hanum sebelum berangkat ke lokasi gladi bersih, ia diberikan kesempatan langka untuk tampil di hadapan seluruh siswa SDN Pagadungan 6 setelah upacara bendera. Penampilan Hanum di tengah lapangan sungguh memukau . Ia berhasil menaklukkan panggung dan membawakan sajaknya dengan penjiwaan yang mendalam. Ekspresinya yang meresapi setiap diksi sajak bahkan membuat air matanya tumpah penuh haru. Seluruh teman-temannya terpukau menyaksikan ketulusan dalam sajaknya. Setelah sukses menaklukkan diri sendiri di sekolah, Hanum kemudian tampil di hadapan Ibu Pengawas, para pendam...

Hari-hari di Mina: Melontar Jumrah Lanjutan dan Kelelahan yang Terbayar

Gambar
 Hari-hari di Mina: Melontar Jumrah Lanjutan dan Kelelahan yang Terbayar Setelah sukses melontar Jumrah Aqabah pada tanggal 10 Dzulhijjah, kami tidak kembali ke tenda Mina. Sebagian besar jamaah Indonesia bertanazul sebagai bagian dari kemudahan yang telah disediakan oleh pengaturan haji, kami melanjutkan perjalanan langsung menuju maktab (hotel) di Makkah. Sebuah keputusan yang bijak, mengingat betapa lelahnya raga ini setelah perjalanan panjang dari Arafah, Muzdalifah, dan kini Mina. Perjalanan dari Jamarat kembali ke maktab (hotel) terasa cukup panjang, namun kami bersyukur sekali jaraknya masih bisa dijangkau dengan berjalan kaki. Di musim haji seperti ini, tidak ada layanan bus sholawat yang beroperasi untuk rute antara Jamarat dan maktab. Semua jamaah harus berjalan kaki, mengandalkan kekuatan diri dan kesabaran. Setiap langkah terasa berat, namun hati tetap dipenuhi rasa syukur. Pemandangan jutaan manusia yang berjalan bersama, dengan pakaian ihram yang sama, memberikan p...

Menginternalisasikan Sistem Among Dalam Diri Pendidik

Gambar
"Sistem among kita yaitu menyokong kodrat alamnya anak-anak yang kita didik agar dapat mengembangkan hidupny alahir dan batin menurut kodratnya asendiri-sendiri."_Ki Hajar Dewantara  Sahabat Kompasiana, pada kesempatan ini saya akan mengulas materi tentang sistem among yang dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara agar kita dapat memahami konsep sistem among dan merefleksikannya dalam proses pembelajaran. Dalam bahasa Jawa ngomong berarti merawat dengan penuh ketulusan dan penuh kasih sayang serta mentransformasikan kebiasaan-kebiasaan baik disertai dengan doa dan harapan. Among yaitu memberikan contoh tentang baik dan buruk tanpa harus mengambil hak murid agar bisa tumbuh dan berkembang dalam suasana batin yang merdeka sesuai dengan dasarnya. Sedangkan ngomong adalah proses untuk mengamati merawat dan menjaga agar murid mampu mengembangkan dirinya bertanggung jawab dan disiplin berdasarkan nilai-nilai yang telah diperoleh sesuai dengan kodratnya. Begitupun dengan falsafah dari ber...