Puisi: Selamat Hari Santri Anakku Sayang!

 


Pelita Hati di Gerbang Pesantren

Anakku, permata yang lahir dari doa

Di ufuk fajar, namamu terukir indah

Hari ini, genderang suci memanggil kita

Menyambut Hari Santri, dengan penuh berkah

 

Kau tinggalkan ranah riuh, menuju sunyi

Di dinding pesantren, jiwa dibentuk dan diasah

Bukan hanya aksara, tapi makna kau kaji

Di bawah naungan kitab, nurani bersemayam megah

 

Sarungmu bukan sekadar kain yang melilit

Ia adalah pakaian tawadhu', lambang kesahajaan

Pecimu tegak, menyimpan janji yang terukir rumit

Menjaga sanad ilmu, dari generasi ke generasi iman

 

Di malam yang pekat, saat qiyamul lail menyapa

Suaramu merdu, melantunkan ayat yang sejuk

Setiap huruf Qur'an, adalah cahaya dan tenaga

Menjadi mata air yang kian merasuk

 

Kau adalah pewaris nyala obor kebenaran

Jejak langkahmu menapak bumi para wali dan ulama

Menyerap kebijaksanaan, melawan segala keraguan

Menjadi benteng akhlak, di tengah badai dunia yang fana


Teruslah teguh, wahai jiwa yang bersemangat

Gali lautan hikmah, jangan pernah merasa cukup

Jadikan ilmu sebagai sayap, bertambah iman menjadi kuat

Terbang tinggi, menabur manfaat, hingga akhir menutup

 

Selamat Hari Santri, belahan jiwaku,

Semoga cahayamu kelak menerangi semesta raya.

Engkaulah harapan, engkaulah anugerah,

Jadilah santri sejati, membawa Islam nan mulia.

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jambore GTK Hebat 2025: Mendorong Transformasi Pendidikan di Pandeglang

Cerita Nimas dalam Jambore GTK Hebat 2025 Tingkat Kabupaten Pandeglang

"Road to Jombang: Demi Wisuda Anak, Eh Malah Ketemu "Jodoh" Obrolan di Pojok Baca!