Kisah Inspiratif Hanum Muslihah: Keberanian di Panggung Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kabupaten Pandeglang

 

Pandeglang - Panggung Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kabupaten Pandeglang pada hari Kamis, 9 Oktober 2025, menjadi saksi penampilan yang memukau dan penuh emosi dari seorang siswi berbakat. Dialah Hanum Muslihah, siswa berprestasi dari SD Negeri Pagadungan 6, yang menunjukkan keberanian dan dedikasi luar biasa dalam cabang lomba membacakan sajak.

Dengan percaya diri, Hanum melangkah maju untuk membawakan sajak yang berjudul "Guru Panutan". Penampilannya bukan sekadar membaca, melainkan sebuah pertunjukan yang sarat akan penghayatan mendalam. Setiap kata yang terucap terasa hidup, mengalirkan makna dan rasa hormat kepada figur guru.

Puncak dari penampilan Hanum adalah saat penghayatan sajak tersebut begitu kuat hingga air matanya tumpah. Momen emosional ini benar-benar menyentuh, membuat para dewan juri dan penonton terpukau oleh totalitas dan kejujuran ekspresi Hanum.

Meskipun pada kompetisi kali ini Hanum belum berhasil meraih gelar juaraka rena memang persaingan dari peserta lain sangat ketat dan bagus, namun semangatnya tidak sedikit pun surut. Hanum tidak merasa sedih atau berkecil hati. Baginya, pengalaman untuk tampil di depan banyak orang, di panggung sebergengsi FTBI, adalah sebuah pencapaian yang jauh lebih berharga.

"Keberanian adalah kunci. Berani tampil dan menunjukkan kemampuan di depan umum, itu sudah merupakan kemenangan besar," ungkap Ibu Imas Masitoh selaku  Kepala Sekolah. SDN Pagadungan 6.


Kisah Hanum Muslihah adalah pengingat yang kuat bahwa pendidikan bukan hanya tentang nilai akademis, tetapi juga tentang pembangunan karakter, kepercayaan diri, dan keberanian untuk berekspresi. Hanum telah membuktikan bahwa dengan penuh penghayatan dan keberanian, kita dapat meninggalkan kesan yang mendalam, bahkan tanpa harus membawa pulang piala.

Semoga di kesempatan FTBI atau ajang lainnya, Hanum Muslihah dapat kembali menunjukkan bakatnya dan berhasil meraih mimpinya untuk menjadi juara. Yang pasti, ia telah menjadi panutan bagi teman-temannya dalam hal semangat, dedikasi, dan keberanian!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jambore GTK Hebat 2025: Mendorong Transformasi Pendidikan di Pandeglang

Cerita Nimas dalam Jambore GTK Hebat 2025 Tingkat Kabupaten Pandeglang

"Road to Jombang: Demi Wisuda Anak, Eh Malah Ketemu "Jodoh" Obrolan di Pojok Baca!