Guru dan Orang Tua Harus Tahu, PAISLove Sebagai Program Ramadhan Pemerintah Kabupaten Pandeglang
Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan. Umat Muslim di seluruh dunia menyambutnya dengan suka cita, termasuk masyarakat Kabupaten Pandeglang. Di tengah semarak Ramadhan, hadir sebuah program yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, yaitu PAISLove Ramadhan.
Dalam pelaksanaanya, program ini melibatkan Pengawas
Sekolah, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI), Guru PAI, Kepala Sekolah maupun
Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga
Kabupaten Pandeglang.
Adapun tema Ramadhan tahun
ini yaitu: ”Dengan PAISLove Ramadan
kita kuatkan karakter
peserta didik yang religius,
nasionalis, cinta lingkungan menuju generasi emas yang hebat dan berakhlakul karimah”
Selanjutnya, Apa Itu PAISLove Ramadhan?
PAISLove
Ramadhan adalah program yang diinisiasi Dinas Pendidikan Kepemudaan dan
Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pandeglang. Program ini adalah
kegiatan keagamaan bagi peserta didik dalam mengisi bulan Ramadan yang dipantau
oleh guru dan orang tua peserta didik dalam hal: cinta puasa Ramadan, cinta
mengaji, cinta menulis, cinta ilmu, cinta rasul, cinta pondok, cinta digital,
cinta lingkungan, dan cinta Indonesia (NKRI).
Tujuan Program
Program PAISLove Ramadhan bertujuan untuk:
- Meningkatkan keimanan,
ketakwaan, dan akhlak
mulia.
- Meningkatkan
pemahaman, penghayatan, dan pengamalan ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari sehingga
menjadi muslim yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. serta berakhlak
mulia dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
- Menerapkan dan mengamalkan ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari dalam membentuk mental spiritual yang memiliki kepribadian muslim yang kokoh dan mampu menghadapi tantangan negatif yang datang dari dalam maupun luar dirinya
- Memberikan pemahaman dan pengalaman tentang dirasah Islamiyah, wawasan kebangsaan, wawasan lingkungan hidup, citra diri anak saleh, adab pergaulan muslim, kepemimpinan, dan pencegahan penyalahgunaan narkoba.
- Memberikan pemahaman tentang moderasi beragama dan Projek Penguatan
Profil Pelajar Pancasila (P5).
- Menguatkan karakter
kemandirian, keberanian, kejujuran, kebersamaan, toleransi,
peduli lingkungan, peduli sosial dan cinta tanah air.
- Menyemarakkan syiar Islam
di lingkungan Sekolah
dan masyarakat.
Kegiatan-Kegiatan dalam Program PAISLove Ramadhan
Program
PAISLove Ramadhan mencakup berbagai kegiatan, di antaranya:
1.
Cinta Puasa
Ramadan
Cinta Puasa Ramadan adalah bentuk rasa kasih dan penghormatan
yang mendalam terhadap ibadah puasa yang dilakukan selama bulan Ramadan. Cinta
ini muncul dari kesadaran akan makna dan manfaat puasa, baik secara spiritual
maupun sosial. Contoh kegiatan cinta puasa : melaksanakan ibadah puasa Ramadan,
menyegerakan berbuka, mengakhirkan sahur
Peserta didik diarahkan, dibina, dibimbing untuk
melaksanakan puasa Ramadan sesuai syarat rukunnya. Pelaksanaan kegiatan ini
sesuai dengan usia serta jenjang pendidikan peserta didik. Pada peserta didik semua jenjang TK, SLB dan SD (kelas1,2,3),
guru PAI bisa melatih untuk membiasakan berpuasa ramadan. Sedangkan pada
peserta didik tingkat SD (kelas 4,5,6) yang baligh dan mampu diwajibkan
berpuasa.
2.
Cinta Mengaji
Cinta mengaji adalah rasa kasih, penghormatan, dan
ketertarikan mendalam terhadap aktivitas membaca, memahami, dan mengamalkan isi
kitab suci Alquran. Cinta mengaji mencerminkan hubungan spiritual seseorang
dengan Alquran sebagai pedoman hidup, yang diwujudkan melalui konsistensi, keikhlasan,
dan semangat dalam belajar. Contoh kegiatan cinta mengaji : mengaji Alquran
secara mandiri / bersama, menghafal ayat Alquran, tadarus Alquran di
Masjid/Musala
Peserta didik jenjang SD (kelas IV s.d. VI), diarahkan,
didampingi dan dipantau untuk banyak membaca Alquran secara mandiri baik di
Sekolah maupun di rumah dengan target satu hari satu juz (One Day One Juz).
Bagi peserta didik jenjang TK, SD (kelas I s.d. III) dan
SLB juga diarahkan, didampingi dan dipantau untuk membaca Alquran dengan target
yang menyesuaikan kondisi dan
kompetensi peserta didik masing-masing. Kemudian bagi peserta didik yang mampu
menyelesaikan target sesuai jenjang dianjurkan untuk diberi apresiasi oleh
penyelenggara.
3.
Cinta Menulis Al-Qur’an
Cinta menulis Alquran adalah rasa kasih, hormat, dan
ketulusan dalam menuliskan ayat-ayat suci Alquran sebagai bentuk ibadah dan
dedikasi terhadap firman Allah SWT. Aktivitas ini mencerminkan penghayatan
spiritual, penghargaan terhadap keindahan Alquran, dan usaha untuk menjaga
kemurniannya. Contoh kegiatannya : menebali, menyambung huruf-huruf hijaiyah,
menulis surat-surat pendek, dan menulis lembaran Alquran.
Peserta didik jenjang SD diarahkan, didampingi dan dipantau
untuk melaksanakan kegiatan menulis Alquran dengan target yang disesuaikan
dengan kondisi dan kompetensi peserta didik masing-masing. Untuk jenjang TK dan
SLB, kegiatan menulis Alquran difokuskan pada cara menulis setiap huruf
Hijaiyah yang benar.
4.
Cinta Ilmu
Cinta ilmu adalah rasa antusias, perhatian, dan semangat
yang tinggi dalam mencari, memahami, dan mengamalkan ilmu pengetahuan, baik
ilmu agama maupun ilmu dunia. Dalam Islam, cinta ilmu juga menjadi tanda
seseorang mendekatkan diri kepada Allah karena menuntut ilmu adalah ibadah dan
kewajiban sepanjang hayat. Cinta ilmu
bisa diimplementasikan dalam bentuk: mengikuti kajian Islami baik secara
langsung maupun melalui digital, baik di Sekolah maupun masyarakat, di masjid
maupun tempat lainnya; membaca buku atau artikel Islami, berbagi ilmu dengan
orang lain. Pada jenjang TK dan SLB, cinta ilmu dapat diimplementasikan dengan
kegiatan memegang, membuka, membaca atau dibacakan buku oleh guru melalui sudut
baca di Sekolah.
Peserta didik jenjang TK, SD dan SLB diarahkan dan
dimotivasi untuk setiap hari mengikuti melakukan kegiatan cinta ilmu serta
membuat rangkuman singkatnya yang kemudian pada akhir Ramadan rangkuman
tersebut dijadikan portofolio oleh guru masing-masing.
5.
Cinta Rasul
Cinta Rasul adalah rasa kasih sayang, penghormatan, dan ketaatan
yang mendalam kepada Nabi Muhammad
SAW sebagai utusan Allah. Cinta ini diwujudkan dengan meneladani akhlak beliau,
menjalankan sunnahnya, dan menyebarkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam Islam, cinta kepada Rasulullah SAW merupakan tanda iman yang sejati,
sebagaimana sabda beliau, “Tidak sempurna
iman seseorang di antara kalian hingga aku lebih dia cintai daripada dirinya
sendiri, anaknya, dan seluruh manusia.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Adapun kegiatan cinta Rasul antara lain: memperbanyak
shalawat, menghafal dan mengamalkan hadis Nabi, melakukan ibadah yang dilakukan
oleh Rasul selama bulan Ramadan (salat fardhu, Duha, Taraweh, Witir, Tahajjud,
Tasbih, sedekah, tadarrus, i’tikaf, berbagi ta’jil, silaturrahim saat Idul
Fitri dll)
Peserta didik jenjang
SD diarahkan dan dimotivasi untuk setiap hari
rajin melaksanakan amalan cinta Rasul tersebut. Untuk peserta didik jenjang TK
dan SLB diarahkan dan dimotivasi untuk rajin melaksanakan amalan sunnah sesuai
kondisi masing-masing.
6.
Cinta Pondok
Cinta Pondok Ramadan adalah rasa kebanggaan, kepedulian,
dan tanggung jawab terhadap kegiatan pondok Ramadan sebagai tempat pembelajaran
dan ibadah selama bulan suci. Cinta ini diwujudkan dengan semangat mengikuti
pondok Ramadan, menjaga adab dan tata tertib serta berkontribusi dalam kegiatan
yang mendukung suasana pondok Ramadan menjadi lebih kondusif dan penuh berkah.
Peserta didik jenjang TK dan SD diwajibkan mengikuti
kegiatan Pondok Ramadan yang diselenggarakan Sekolah atau FKG PAI dan KKG PAI
yang pelaksanaan teknisnya akan dijelaskan pada bagian lain di pedoman ini.
7.
Cinta Digital
Cinta digital adalah sikap bijak, positif, dan produktif
dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung aktivitas ibadah,
pembelajaran, dan dakwah selama bulan Ramadan. Sikap ini melibatkan kesadaran
dalam menggunakan perangkat digital secara aman, bermanfaat, dan sesuai dengan
nilai-nilai Islami, sehingga teknologi menjadi sarana untuk mendekatkan diri
kepada Allah, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan amal ibadah.
Implementasi cinta digital antara lain; mengikuti kajian keislaman secara
digital (melalui media sosial Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahrag Kabupaten Pandeglang), membuat konten dakwah kreatif digital, dan
menyebar konten dakwah digital.
Peserta didik jenjang TK dan SD setiap menjelang berbuka
puasa (ngabuburit) diarahkan untuk mengikuti kajian Ngobrol Pendidikan Agama
Islam di bulan Ramadan (NGOPAI RAMADAN) secara virtual melalui channel melalui media sosial Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahrag Kabupaten Pandeglang BERKARAKTER,
dengan membuat rangkuman pada konten yang ditampilkan setiap harinya.
Adapun sebagai pemateri kegiatan Kajian NGOPAI RAMADAN
adalah perwakilan peserta didik
jenjang TK dan SD dari Tiap Kecamatan, yang secara teknis telah diarahkan,
dibimbing dan dilatih oleh guru PAI setempat dan terpilih sebagai konten
terbaik tingkat kabupaten/kota.
Materi konten sebagaimana ditentukan pada materi di
pedoman. Konten dapat berupa ceramah/kajian, podcast/talkshow, dakwah inovatif
dengan durasi 10 - 15 menit, tidak mengandung SARA, dan menggunakan bahasa
Indonesia.
8.
Cinta Lingkungan
Cinta lingkungan adalah sikap peduli, bertanggung jawab,
dan aktif dalam menjaga, melestarikan, serta memelihara kelestarian alam
sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah atas nikmat bumi dan segala isinya.
Dalam konteks Ramadan cinta lingkungan bisa diimplementasikan dalam bentuk:
menjaga kebersihan lingkungan, mengampanyekan “Ramadan Hijau” secara langsung, melalui konten digital atau
tulisan, menanam pohon atau tanaman hias, membuang dan mengelola sampah, serta
menyebarkan konten digital tentang peduli lingkungan. Kampanye Ramadan Hijau
akan dilaksanakan secara serentak se Kabupaten Pandeglang pada tanggal 17
Ramadan 1446 H secara virtual
Peserta didik jenjang TK dan SD diberi motivasi dan pengarahan untuk melakukan kegiatan
cinta lingkungan selama bulan Ramadan. Kegiatan tersebut dimasukkan jurnal
Ramadan atau buku pendamping yang disiapkan oleh guru PAI.
9.
Cinta Indonesia (NKRI)
Cinta Indonesia (NKRI) adalah rasa cinta, bangga, dan
tanggung jawab terhadap tanah air yang diwujudkan dalam perilaku menjaga
persatuan, menghormati keberagaman, mematuhi aturan negara, serta berkontribusi
pada kemajuan bangsa. Dalam bulan
Ramadan, cinta NKRI dapat diwujudkan melalui aktivitas-aktivitas antara lain;
mengadakan dan mengikuti doa bersama untuk bangsa, menonton film perjuangan,
membaca biografi pahlawan, mendengarkan / menyanyikan lagu nasional,
mengenalkan nilai kebangsaan melalui dakwah, membuat tulisan atau konten digital
bertema cinta Indonesia (NKRI) dan meningkatkan ukhuwah dengan teman yang
berlatar beragam.
Peserta didik jenjang TK dan SD diberi motivasi dan pengarahan untuk melakukan kegiatan
cinta Indonesia (NKRI) selama bulan Ramadan.
Demikianlah, pembahasan tentang program PAISLove
di bulan Ramadhan yang dicanangkan oleh pemerintah kabupaten Pandeglang.
Semoga dengan semangat kebersamaan, mari kita
sukseskan program PAISLove Ramadhan dan jadikan bulan suci ini sebagai momentum
untuk meningkatkan kualitas diri dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
Sumber: Pedoman Kegiatan Ramadhan
Peserta Didik di Sekolah
Tahun 1446 H/2025 Melalui Program PAISLove Ramadhan

Komentar
Posting Komentar