Kegiatan Pesantren Kilat hari kelima di SDN Pagadungan 1

 Kegiatan pesantren kilat kali ini adalah kegiatan yang mendebarkan bagi siswa terlebih mereka yang sudah mengikuti lomba. Pengumuman pemenang lomba dilaksanakan di lapangan sekolah di depan gedung perpustakaan SDN Pagadungan 1 dengan penuh suka cita. Setiap pemenang  mendapatkan hadiah alat-alat tulis untuk keperluan mereka nanti ketika masuk sekolah lagi. Adapun kejuaraannya yaitu juara 1, 2 dan 3. Ibu ucapkan selamat ya kepada para juara. Semakin giat lagi belajar dan berani maju ke depan untuk mengekspresikan diri dan kemampuan kalian.😊






Setelah pengumuman kejuaran, kegiatan dilanjutkan dengan santunan anak yatim untuk siswa-siswi SDN Pagadungan 1. Dana berasal dari guru-guru yang dengan senang hati ingin berbagi kepada anak yatim piatu. Sebanyak 14 orang siswa menerima santunan ini. Semoga kita bisa mengambil hikmah betapa pentingnya berbagi kepada sesama apalagi di bulan yang penuh berkah ini. Semoga Alah melipatgandakan pahala orang yang mau berbagi. Aamiin...

Ada beberapa hikmah menyantuni anak yatim, diantaranya:

1. Melunakkan hati manusia

Sebagaimana Rasulullah Saw bersabda: "“Sukakah kamu, jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi ? Kasihilah anak yatim, usaplah mukanya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi.” (HR. Al-Baniy, Shahi Al-Jami’, Abu Darda: 80).

2. Bersama dengan Rasulullah di Syurga 

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: "Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di syurga seperti ini", kemudian beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau, serta agak merenggangkan keduanya. 

3. Terpenuhinya kebutuhan hidup

“Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga.” (HR. Al-Baniy, Shahih At Targhib, Malik Ibnu Harits: 1895)

“Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zhalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).” (An-Nisa: 10).

4. Mempertebal Iman dan Takwa

Berbuat baik dengan menyantuni anak yatim akan mempunyai iman dan taqwa yang semakin kuat dan orang beriman ini akan selalu mematuhi perintah yang diberikan Allah SWT sehingga selalu berbuat baik seperti firman Allah SWT, “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnaya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa, yaitu orang-orang yang menafkahkan sebagian hartanya, baik diwaktu lapang maupun sempit dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan” (Q.S. Ali-Imron : 133-134 ).

5. Memperoleh perlindungan di Hari akhirat

Rasulullah SAW bersabda, “Demi Allah yang mengutusku dengan kebenaran di hari kiamat Allah SWT tidak akan mengadzab orang yang mengasihi anak yatim dan berlaku ramah padanya serta manis tutur katanya.

“Dia benar-benar menyayangi anak yatim dan mengerti kekurangannya, dan tidak menyombongkan diri pada tetangganya atas kekayaan yang diperoleh Allah kepadanya. ” (H. R. Thabrani).

6. Mendapat Pahala setara jihad

Barangsiapa mengurus tiga anak yatim maka ia ibarat orang yang melakukan qiyamul lail pada malam harinya, berpuasa pada siang harinya, berangkat pagi dan sore hari dengan pedang terhunus di jalan Allah, aku dan dia berada di surga seperti dua saudara sebagaimana dua ini yang bersaudara.” Dan beliau menempelkan dua jarinya, yaitu jari telunjuk dan jari tengah.” (HR. Ibnu Majah No. 3670).

7. Membawa berkah ke dalam rumah

Dengan menyantuni dan memelihara anak yatim, maka akan banyak kelimpahan berkah yang ada pada rumah tersebut tidak peduli seberapa bagus atau jelek rumah tersebut. Sebaik-baik rumah di kalangan kaum muslimin adalah rumah yang terdapat anak yatim yang diperlakukan dengan baik. Dan sejelek-jelek rumah di kalangan kaum muslimin adalah rumah yang terdapat anak yatim dan dia diperlakukan dengan buruk.” (HR. Ibnu Majah No. 3669).

8. Perbaikan urusan dunia dan akhirat

Orang-orang yang pengasih, akan dikasihi oleh Ar Rohman (Yang Maha Pengasih) Tabaaroka wa ta’ala. Kasihilah siapa yang ada dibumi niscaya engkau dikasihi oleh yang di langit.” [HR. Abu dawud, Tirmidzi dan lain-lain. As silsilatu shohihah : 925].

9. Menyucikan jiwa

Allah SWT berfirman, “Celakalah bagi setiap pengumpat lagi pencela, yang mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya” (Q.S. Al-Humazah : 1-2)

Dalam ayat tersebut terlihat jika Allah SWT mengancam orang yang mencintai harta yang dimilikinya, sehingga sangat baik untuk mulai menyantuni anak yatim supaya bisa menyucikan diri lebih baik lagi.

10. Bukti cinta kepada Allah dan sesama

Allah SWT berfirman, “jika kamu benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Q.S Ali-Imron : 31)

Tidak hanya sekedar mendapat cinta dan kasih sayang dari ALLAH SWT, namun menyantuni anak yatim juga akan membuahkan rasa cinta dan kasih sayang yang akan dicurahkan sesama umat muslim lainnya.

Sumberhttps://yayasanpapi.org/hikmah-dan-keutamaan-menyantuni-anak-yatim/#:~:text=Menyantuni%20atau%20mengasuh%20anak%20yatim,dalam%20beriman%20pada%20Allah%20SWT.&text=Rasulullah%20SAW%20bersabda%2C%20%E2%80%9CLima%20hal,.%E2%80%9D%20(HR%20Tirmidzi).




Salam literasi 
nimas🙏


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jambore GTK Hebat 2025: Mendorong Transformasi Pendidikan di Pandeglang

Cerita Nimas dalam Jambore GTK Hebat 2025 Tingkat Kabupaten Pandeglang

"Road to Jombang: Demi Wisuda Anak, Eh Malah Ketemu "Jodoh" Obrolan di Pojok Baca!